Skip to main content
22 Januari Akbar D,Booy Berikan aku kata-katamu yang nantinya tidak melemahkan daku “wahai kekasih” pergilah kau kejalan yang panjang dan ciptakan alur yang benar “buat hamba yang memikul tanya” perbiasakanlah dirimu melihat kebelakan dari bola mataku sebab itu baik untuk alur yang kau miliki Namun setiap jalan tentu ada likunya kalaupun jalannya seperti itu uraikanlah rambutmu dan sisirlah yang rapi sebab keelokan rambutmu membuat hamba harus berhati-hati untuk mengatur ulang alurnya, barangkali ada yang belum tersisir rapi Aku tak mau lambat melangkah doaku mengalir tanpa henti semua karena dirimu “kasih” yang menjadikan sandiwara ini berbunga tanpa ada duri bagai mawar yang mekar dan jangan kau lepas dari tangkainya kalau saja lepas, mintalah hamba untuk mengatur ulang alurnya kembali sebab aku tak tahu apakah kau nantinya melihat kebelakan lalu berhati-hati, itulah masalahnya ketika alurnya masih panjang Ternate/22Juni/2015

Comments